E-mail utamaku saat ini di GMail. Bahkan, e-mail kantor pun di-host di GMail. Beberapa waktu yang lalu, GMail mulai memperkenalkan antarmuka barunya. Semenjak itu, aku selalu mengembalikan antarmuka ke tampilan ‘Classic’ dari GMail, karena merasa kurang nyaman. Akhirnya, pada minggu lalu GMail memaksakan antarmuka baru, antarmuka ‘Classic’ tidak dapat lagi kugunakan. Tetap saja tidak senyaman antarmuka ‘Classic’.
Kenapa? Terasa terlalu sempit. Dengan setting ‘Comfortable’, banyak sekali space yang terbuang. Dengan setting ‘Compact’, terasa terlalu padat. Padahal, jumlah e-mail yang dapat dilihat dalam satu layar lebih sedikit dari GMail ‘Classic’ yang sebelumnya.
Analisa pertama, masalah scroll. Dulu, scroll pada halaman GMail benar-benar menggeser seluruh halaman. Saat ini, scroll diberlakukan hanya pada daftar e-mail. Tampaknya, hal ini menyebabkan diriku sebagai pengguna merasa halaman web tersebut menjadi lebih sempit. Setelah melihat-lihat lagi website lainnya, ternyata memang berlaku secara lebih umum:
Ternyata, scroll pada halaman web secara keseluruhan membuat halaman web terasa lebih luas dibandingkan memasang beberapa elemen secara fixed dan memberikan scroll hanya pada elemen tertentu.
>> Akan dibahas dan dilengkapi lagi




Komentar Terakhir