tindakan kecil

Membaca postingan di blog ratna, aku terhenyak ketika membaca kalimat terakhirnya:

Sungguh satu tindakan ‘kecil’ yang bisa memberikan banyak arti.

Betapa berartinya tindakan-tindakan kecil itu dalam kehidupan ini.. Terbersit dalam kepalaku banyak sekali tindakan kecil yang seperti itu. Dari menebarkan senyum, sampai pada kebiasaan untuk membuang sampah pada tempatnya. Dengan menebarkan senyum, misalnya, aku memberikan kebahagiaan bagi orang lain, juga bagi diriku sendiri. Atau misalnya membuang sampah pada tempatnya, sebenarnya itu hal kecil, yaitu untuk menunda membuang sampah sampai mendapatkan tempat sampah. Tentu saja akibat dari membuang sampah pada tempatnya itu sangatlah besar. Membuang sampah sembarangan minimal akan mengganggu orang lain dengan sampah itu, secara langsung maupun tidak langsung.

Di sisi lain, tindakan-tindakan kecil tersebut terlihat mudah untuk dilakukan, walaupun pada kenyataannya banyak yang menghalangi diri untuk melakukan tidakan tersebut. Misalnya saja tindakan memberikan sesuatu untuk orang tua, yang dituliskan ratna. Halangannya dari mulai perasaan sayang untuk mengeluarkan uang, kesibukan diri kita, sampai akhirnya kita tidak pernah melakukannya. Begitu pula contoh lainnya, memberikan senyum kepada semua orang. Halangannya mulai dari ‘buat apa tersenyum sama orang yang tidak dikenal?’ sampai perasaan malas, alasan ‘beban pikiran yang berat sehingga tidak dapat tersenyum’ dan sebagainya. Membuang sampah pada tempatnya juga sama beratnya.

Menurutku, sebenarnya halangan-halangan tersebut semu adanya. Tindakan kecil tetap tindakan kecil yang sebenarnya tidak memerlukan usaha yang terlalu besar. Membeli sesuatu untuk orang tua, bisa dilakukan di hari sabtu/minggu, sambil berjalan-jalan. Tersenyum sebenarnya hanya menggerakkan otot muka. Membuang sampah pada tempatnya, tempat sampah ada di mana-mana kok.

Pertanyaannya, mau melakukannya atau tidak?

6 thoughts on “tindakan kecil

  1. Rayyan Sugangga 2 Desember 2007 / 18:28

    Senyum .. Senyum .. Senyum ..🙂🙂

    Buang sampah sembarangan😦😦 Kesel kesel kesel

  2. Bunda Alfia 4 Desember 2007 / 14:58

    bawa sampah sampai di rumah, baru dibuang…(kebiasaan ayah alfia yang bagus).

    ada cerita lucu….
    pada suatu ayah alfia pulang dari jakarta, kebetulan alfia juga belum tidur jadi ikut bukain pintu….
    dengan senang hati ayah alfia membawa bungkusan dunkin donat, kirain oleh2 (dalam hati “gak biasanya bawa oleh-oleh”.
    apa yang terjadi, nyampe langsung mendekati tempat sampah,
    ternyata dunkin donat itu hanya bungkusnya saja.

  3. Budi 4 Desember 2007 / 16:43

    dunkin donatnya enak lhoo

  4. Ali Akbar 5 Desember 2007 / 0:13

    @bu dwi & pak budi

    problematika rumah tangga nih yee..🙂

  5. raddtuww tebbu 5 Desember 2007 / 13:22

    *bengong*

    bingung mau comment apa,,
    hehehehe😀

    *sengaja meninggalkan jejak saja*

  6. raddtuww tebbu 11 Desember 2007 / 13:21

    ali,, ali,,
    ituw link ke posting-an kuw ya??

    *menunjuk ke atas*

    senangnya!!!😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s