sim & ktp

Syukurlah, SIM & KTP milikku akhirnya berada di tanganku lagi. Rabu yang lalu, setelah bermain bulu tangkis di PDAM, bapakku lupa mengambil SIM-ku yang ditukarkan dengan tanda masuk ke kompleks PDAM. Keesokan harinya aku, dengan membawa mobil, menukarkan KTP milikku dengan tanda masuk ke kompleks itu juga, untuk bermain bulu tangkis bersama Diodachi. Dan, KTP tersebut juga tertinggal, lupa ditukarkan kembali ketika aku keluar dari PDAM.

Tadi, aku kembali ke sana dan satpamnya langsung mengenali diriku. ‘Ali Akbar ya?’ Katanya. Dengan ramah ia mengambil dan memberikan dua pucuk karu. SIM dan KTP milikku kembali berada di tanganku. Ketika aku memundurkan mobilku untuk keluar dari kompleks PDAM, ia langsung membantu dengan menghentikan kendaraan di belakangku. Waduh, aku ini sangat merepotkan dia ya? Terima kasih, pak satpam PDAM!

1 Tanggapan ke “sim & ktp”


  1. 1 Arry Akhmad Arman 9 Maret 2008 pukul 6:49

    Itulah sebetulnya karakter asli bangsa kita. Mudah berkenalan, mudah membantu, apalagi kalau ada jasa yang pernah kita berikan. Saya ada cerita menarik. Kalau sedang ada uang 5 ribuan di saku, saya suka memberikan uang parkir 5 ribu ke Satpam di Hotel Preanger. Next time ketika saya kesana, karena mengenali saya, dari jauh dia sudah lari menghampiri mobil saya dan membukakan pintu buat saya dari luar.

    Luar biasa, walaupun bukan pejabat, ternyata ada orang yang membukakan pintu buat saya disertai senyum yang tulus.

    Salam
    Arry Akhmad Arman
    http://kupalima.wordpress.com
    http://jelajahdunia.wordpress.com


Tinggalkan Balasan




a

Foto Flickr

terminal haji

asrama haji bekasi

piano baru

More Photos