Arsip untuk Januari, 2008

automatic music emotion classification

Ini hasil kuliah studi mandiriku, versi pertama. Bahasanya masih agak kacau, akan kuperbaiki, nanti kuuplot lagi ke sini:

Abstrak

Kenyataan bahwa musik terkait dengan emosi adalah fakta yang umum dan tidak dapat dibantah. Penggunaan musik pada kehidupan sehari-hari berdasarkan emosi yang terkandung di dalamnya sudah banyak dilakukan. Akan tetapi, analisa emosi musik di komputer adalah hal yang sulit dilakukan [1]. Makalah menjabarkan hasil studi sistem automatic music emotion classification ( klasifikasi emosi musik otomatis). Tujuan dari studi ini adalah untuk membuat sebuah usulan sistem automatic music emotion classification (AMEC). Sistem ini adalah sistem yang dapat mendeteksi secara otonom mood atau emosi yang terkandung di dalam musik. Studi literatur dilakukan terhadap setiap bagian dari sistem ini, kemudian dirumuskan pendekatan yang dinilai terbaik pada rancangan ini.

Kata kunci : music, mood, emotion, system

Ambil file pdfnya.

sepucuk sajak

menatap Muhammad buhulan rindu
tiada lidah yang tak kelu
tiada zarrah yang tak lebur
tiada alam yang tak lenyap
tiada mentari yang tak malu
tiada bintang-bintang yang tak bergetar-getar menahan segenap kelipnya
merintih akulah geletar cahaya Muhammad
aaakulahh geletar cahaya Muhammad
aaakulahh geletar cahaya Muhammad
dan tiada pula awan yang tak berarak-arak menanti pertemuan dengan Mu,
duhai Muhammad …

Sajak Maulid Nabi, dimitri mahayana, 1994

(dikutip dari http://filsafatislam.net)

Aku menemukan lagi sajak ini, terselip di tengah jagat Internet.. Sajak yang beberapa tahun lalu menginspirasiku, sajak yang menghilang dari diriku setelahnya…sampai saat ini.


a

Foto Flickr

terminal haji

asrama haji bekasi

piano baru

More Photos